Susu Anak

Kebutuhan Susu Anak 1 Tahun: Porsi, Jadwal, dan Tips Memilih

Ditulis Oleh: Tim Penulis

Ditinjau Oleh: Chairunita, M.Si

Sep 11, 2026
4 mins
Listen Transcript

Kebutuhan Susu Anak 1 Tahun: Porsi, Jadwal, dan Tips Memilih

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) kebutuhan susu anak 1 tahun sampai 2 tahun adalah sekitar 480–720 ml susu per hari. Mam dapat membatasi porsi sesuai anjuran tersebut, memberikan susu setelah si Kecil makan, dan menghindari kebiasaan minum susu saat anak rewel. 

Pemberian susu bisa menambah asupan gizi si Kecil. Namun, Mam juga perlu memperhatikan seberapa banyak kebutuhan susu anak 1 tahun untuk mendukung tumbuh kembangnya. Apalagi, pada usia ini ia juga sudah mendapatkan makanan pendamping seperti MPASI.

Selengkapnya, ketahui aturan minum susu untuk anak 1 tahun serta cara memilih susu yang tepat di bawah ini!

Peran ASI atau Susu Setelah Anak Berusia 1 Tahun

Kebutuhan susu anak 1 tahun mulai berkurang. Memasuki usia 1 tahun, makanan padat menjadi sumber nutrisi utama untuk anak. Walau begitu, ASI atau susu tetap memiliki peran penting sebagai pelengkap pola makan harian untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak 1 tahun.

WHO merekomendasikan agar bayi mendapat ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, kemudian dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI yang bernutrisi sambil tetap menyusui hingga usia 2 tahun atau lebih.

Setelah usia 1 tahun, ASI masih memberikan kontribusi nutrisi yang bermakna. Pada anak usia 12–23 bulan, ASI dapat menyumbang sekitar 35–40% kebutuhan energi harian, sekaligus menjadi sumber asam lemak esensial dan berbagai vitamin yang mungkin belum tercukupi dari makanan pendamping.

Bagi anak yang tidak mendapatkan ASI, susu dapat menjadi alternatif untuk melengkapi kebutuhan gizi anak 1 tahun. Susu mengandung protein, kalsium, vitamin D, serta berbagai mineral dan vitamin penambah nafsu makan dan mendukung tumbuh kembang anak. Meski demikian, susu sebaiknya tidak menggantikan makanan utama, tetapi diberikan sebagai pelengkap dalam pola makan harian.

Kuantitas Harian: Berapa Banyak yang Dibutuhkan Setiap Hari?

American Academy of Pediatrics merekomendasikan kebutuhan susu anak berusia 1 hingga 2 tahun adalah sekitar 2 sampai 3 gelas per hari. Namun, Mam juga bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai kebutuhan susu si Kecil sesuai dengan pertumbuhan dan kondisi kesehatannya.

Aturan minum susu untuk anak usia 1 tahun ini penting untuk diketahui agar si Kecil tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Pasalnya, susu termasukan asupan yang mengenyangkan.

Apabila terlalu banyak minum susu, dikhawatirkan ia jadi tidak mau makan makanan utama. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui aturan dan takaran susu harian, agar nutrisi dan gizinya seimbang.

Simak juga: Cara Memilih Susu Anak Usia 1 Tahun: Apa yang Harus Mam Ketahui?

Cara Mengatur Porsi dan Waktu agar Susu Tidak Menggantikan Makanan Utama

Mam perlu mengatur porsi dan waktu pemberian susu untuk Si Kecil agar tidak mengganggu waktu makan utamanya. Jika anak minum susu mendekati waktu makan dan melebihi kebutuhan susu anak 1 tahun, maka bisa mengakibatkan anak sudah merasa kenyang ketika masuk waktu makan. Berikut beberapa cara yang dapat Mam coba untuk mengatur pemberian susu untuk Si Kecil:

  • Batasi porsi susu sesuai anjuran

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP) kebutuhan susu anak 1 tahun sampai 2 tahun adalah sekitar 480–720 ml susu per hari. Konsumsi susu yang berlebihan dapat membuat anak cepat kenyang sehingga asupan makanan bergizi lainnya berkurang.

  • Berikan susu setelah makan atau bersama waktu makan

Berikan susu bersama dengan waktu makan atau setelah anak makan makanan padat, bukan sebagai camilan di antara waktu makan. Cara ini membantu anak mengonsumsi makanan utama terlebih dahulu sebelum merasa kenyang karena susu.

  • Hindari membiasakan anak minum susu setiap kali lapar atau rewel

Jika anak terbiasa mendapat susu setiap lapar atau rewel, maka bisa mengakibatkan anak menjadi terlalu bergantung pada susu dan kurang tertarik mencoba berbagai jenis makanan padat.

Dengan pengaturan jadwal yang tepat, susu tetap dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi anak tanpa mengurangi asupan makanan utama yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangannya.

Kandungan Gizi Penting: Protein, Vitamin dan Mineral dalam Susu

Protein dan kalsium adalah dua nutrisi penting yang memainkan peran krusial dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Protein berfungsi sebagai bahan penyusun sel dan jaringan tubuh serta mendukung pertumbuhan otot dan regenerasi sel yang rusak. Di sisi lain, kalsium adalah komponen utama dalam pembentukan dan penguatan tulang serta gigi. Kalsium tidak hanya penting untuk kesehatan tulang, tetapi juga penting dalam fungsi saraf dan otot.

Susu termasuk asupan nutrisi yang penting untuk si Kecil karena terdapat kandungan kalsium dan vitamin D yang bermanfaat untuk membangun serta menjaga kesehatan tulang.

Berikut macam-macam kandungan vitamin dan mineral penting yang terkandung dalam susu:

  • Zinc
  • Kalsium
  • Kalium
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Selenium
  • Vitamin A
  • Vitamin B12
  • Vitamin E
  • Vitamin C
  • Vitamin D

Cara Memilih Susu yang Tepat Sesuai Kebutuhan Anak 1 Tahun

Bagi sebagian anak, susu bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Maka dari itu, sejak usia satu tahun, Mam sudah diperbolehkan untuk memberikan susu sapi atau susu pertumbuhan. Pilih susu yang mengandung nutrisi untuk pertumbuhan dan nutrisi otak anak 1 tahun.  Tak perlu bingung, berikut cara memilih susu sesuai kebutuhan anak usia 1 tahun:

1. Pilih jenis susu sesuai dengan kebutuhannya

Pertimbangkan jenis susu yang kandungan nutrisinya bisa mendukung pertumbuhan si Kecil. Misalnya susu pertumbuhan terfortifikasi atau susu UHT. Pastikan jenis susu yang Mam pilih sesuai dengan usianya. Caranya dengan periksa label pada kemasan.

2. Perhatikan kandungan nutrisinya

Penting untuk memeriksa kandungan nutrisi yang ada pada kemasan susu. Carilah jenis susu yang tinggi protein, ada kandungan lemak, vitamin dan mineral. Pastikan susu yang dikonsumsi si Kecil tidak mengandung gula tambahan untuk membatasi asupan gula harian anak.

Melansir CDC, tak perlu khawatir dengan kandungan lemak pada susu. Pasalnya, si Kecil membutuhkan asupan lemak untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Namun, jika ia mengalami kenaikan berat badan berlebih atau ada riwayat keluarga obesitas, konsultasikan dengan dokter.

Perhatikan pula kandungan kasium dan vitamin D dalam susu. Anak usia 1 tahun ke atas membutuhkan 700 mg kalsium dan 600 IU. Biasanya, satu gelas susu sapi mengandung 300 mg kalsium dan 120 IU vitamin D. Ini bisa membantu si Kecil menjaga kesehatan tulangnya.

Selain protein, lemak, kalsium, dan vitamin D, perhatikan juga kandungan energi, karbohidrat, zat besi, dan vitamin penambah nafsu makan pada susu. Energi dan karbohidrat membantu memenuhi kebutuhan tenaga Si Kecil untuk beraktivitas, sedangkan zat besi berperan dalam pembentukan sel darah merah dan membantu mencegah anemia. Beberapa produk susu juga telah diperkaya zat besi untuk membantu melengkapi kebutuhan gizi harian anak. Oleh karena itu, biasakan membaca informasi nilai gizi pada kemasan dan pilih susu yang kandungan nutrisinya sesuai dengan kebutuhan serta usia Si Kecil.

3. Terdapat kandungan omega-3 dan omega-6

Susu pertumbuhan biasanya terbuat dari susu sapi yang sudah diolah. Nutrisi utamanya berupa protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Selain itu susu pertumbuhan juga mempunyai kandungan tambahan seperti asam lemak omega-3 dan omega-6 yang baik untuk fungsi otak si Kecil.

Apabila Mam masih belum yakin memilih jenis susu serta kebutuhan asupan harian susu anak 1 tahun, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter atau ahli gizi agar nutrisinya tercukupi.

Baca Juga :  Jadwal Minum Susu Anak 2 Tahun: Tips Agar Si Kecil Tetap Sehat Optimal

Kapan Perlu Konsultasi ke Dokter?

Jika Si Kecil mengalami beberapa keluhan setelah minum susu, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Kondisi yang perlu diwaspadai adalah alergi susu sapi dan intoleransi laktosa. 

Alergi susu sapi merupakan reaksi hipersensitif sehingga dapat memicu gejala alergi. Alergi susu sapi ditandai dengan beberapa gejala meliputi ruam, bentol pada kulit, gatal, pembengkakan pada bibir atau wajah, muntah, diare, hingga sesak napas setelah mengonsumsi susu.

Sementara itu, intoleransi laktosa merupakan gangguan pencernaan akibat tubuh tidak mampu mencerna laktosa dengan baik. Gejalanya adalah perut kembung, kram perut, sering buang angin, mual, muntah dan diare setelah mengonsumsi susu atau produk olahannya

Alergi susu sapi umumnya muncul pada tahun pertama kehidupan saat sistem imun bayi masih berkembang, sedangkan intoleransi laktosa lebih sering mulai terlihat pada masa kanak-kanak hingga remaja dan dapat menjadi lebih jelas saat dewasa.

Selain itu, Mam juga harus segera konsultasi dengan dokter apabila berat badan Si Kecil sulit bertambah, tinggi badan tidak bertambah sesuai kurva pertumbuhan, nafsu makan terus menurun, atau perkembangannya tidak sesuai dengan milestone. Dokter akan mengevaluasi penyebabnya, termasuk kemungkinan adanya gangguan penyerapan nutrisi, alergi makanan, atau kondisi kesehatan lain yang memengaruhi tumbuh kembang Si Kecil, sehingga penanganan yang diberikan dapat lebih tepat.

S-26 Procal Nutrissentials hadir dengan Kolin, AHA, DHA, Alfa-Laktalbumin, Omega 3 & 6, dilengkapi vitamin serta mineral untuk dukung perkembangan otak, daya tahan tubuh, dan pertumbuhan si Kecil setiap hari. Dukung belajar pintar si Kecil dengan tubuh dan otak yang optimal.

*Baca Label Sebelum Membeli dan Baca Peringatan pada Label

Pertanyaan Seputar Kebutuhan Susu Anak 1 Tahun

1. Berapa takaran susu yang aman dan ideal dikonsumsi anak usia 1 tahun dalam satu hari?

Porsi susu anak 1 tahun adalah sekitar 480–720 ml susu per hari atau setara dengan 2–3 gelas. Jumlah ini sudah cukup untuk membantu memenuhi kebutuhan kalsium, vitamin D, dan protein, tanpa mengurangi nafsu makan terhadap makanan utama.

2. Bagaimana ciri-ciri fisik jika anak kekurangan nutrisi?

Anak yang kekurangan nutrisi dapat menunjukkan beberapa tanda, seperti berat badan sulit naik, pertumbuhan tinggi badan melambat, tubuh tampak kurus, mudah lelah, kulit kering, rambut tipis atau mudah rontok, serta anak jadi lebih sering sakit. Jika tanda-tanda tersebut berlangsung dalam waktu lama, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

3. Apakah nutrisi di dalam susu memiliki peran penting untuk anak?

Susu mengandung berbagai nutrisi otak anak 1 tahun, serta nutrisi untuk mendukung pertumbuhan anak seperti protein, lemak, kalsium, vitamin D, serta beberapa vitamin dan mineral. Pada anak usia 1 tahun ke atas, susu berfungsi sebagai pelengkap pola makan bergizi seimbang, bukan sebagai pengganti makanan utama.

Source

1. Centers for Disease Control and Prevention. (2025, January 15). Cow's milk and milk alternatives. https://www.cdc.gov/infant-toddler-nutrition/foods-and-drinks/cows-milk-and-milk-alternatives.html diakses pada 17/07/2026

2. HealthyChildren.org. (n.d.). Lactose intolerance in children. American Academy of Pediatrics. https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Lactose-Intolerance-in-Children.aspx diakses pada 17/07/2026

3. HealthyChildren.org. (n.d.). Milk allergy: Foods and ingredients to avoid. American Academy of Pediatrics. https://www.healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Milk-Allergy-Foods-and-Ingredients-to-Avoid.aspx diakses pada 17/07/2026

4. HealthyChildren.org. (n.d.). Your toddler only wants milk? How to ease a milk dependency habit and encourage a healthy diet. American Academy of Pediatrics. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/toddler/nutrition/Pages/your-toddler-only-wants-milk-how-to-ease-milk-dependency-and-encourage-a-healthy-diet.aspx diakses pada 17/07/2026

5. World Health Organization. (n.d.). Continued breastfeeding. https://www.who.int/tools/elena/bbc/continued-breastfeeding diakses pada 17/07/2026

6. World Health Organization. (2024, June 13). Malnutrition. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/malnutrition diakses pada 17/07/2026

Produk wyeth nutrition

S-26 Procal GOLD

S-26 Procal GOLD

Susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang diformulasikan oleh Wyeth Nutrition Expert untuk dukung potensi hebat & Belajar Progresif si Kecil. (Usia 1-3 tahun)

S-26 Promise GOLD

S-26 Promise GOLD

Susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang diformulasikan oleh Wyeth Nutrition Expert untuk dukung potensi hebat & Belajar Progresif si Kecil. (Usia 3-12 tahun)

S-26 Procal Ultima

S-26 Procal Ultima

Susu pertumbuhan pertama di Indonesia yang menggunakan susu skim bubuk berasal dari sapi A2 untuk anak usia 1 - 3 tahun.

8886472105816_C1C1_idID.png

S-26 Procal Honey

Susu Pertumbuhan Anak usia 1-3 Tahun untuk dukung kesiapan belajarnya.

Promise Nutrissentials

S-26 Promise Nutrissentials

Susu bubuk Anak usia 3-12 Tahun. Berikan Nutrisi, Inspirasi, & Stimulasi tepat untuk bantu Ia siap belajar.

S-26 Procal GOLD pHPro

S-26 Procal GOLD pHPro

NAN pHPro 3 kini menjadi S-26 Procal GOLD pHPro 3, Susu Pertumbuhan Untuk Anak Usia 1-3 tahun.

Diformulasikan dengan partially hydrolized protein, bantu kurangi risiko alergi.

Join Sekarang
Join Sekarang