Mam, Catat 10 Penyakit Kulit pada Anak yang Sering Terjadi, Berikut Ini!
Kulit anak masih lebih sensitif dibandingkan orang dewasa sehingga lebih mudah mengalami berbagai gangguan. Tidak heran jika banyak orang tua merasa khawatir ketika menemukan perubahan pada kulit si Kecil, misalnya muncul ruam merah pada kulit anak, bentol-bentol, atau rasa gatal yang membuatnya tidak nyaman.
Meski beberapa keluhan kulit dapat membaik dengan sendirinya, sebagian kondisi memerlukan perhatian lebih agar tidak semakin parah atau menimbulkan komplikasi. Oleh karena itu, mengenali berbagai penyakit kulit pada anak akan sangat membantu Mam mengambil langkah yang tepat sejak awal.
Macam macam penyakit kulit anak yang Sering Dialami :
Agar lebih mudah membedakan gejalanya, yuk kenali berbagai macam macam penyakit kulit anak yang cukup sering terjadi berikut ini.
1. Dermatitis atopik (eksim)
Dermatitis atopik merupakan salah satu penyakit kulit pada anak yang cukup sering ditemukan. Kondisi ini ditandai dengan kulit yang terasa sangat gatal, kering, dan terkadang kemerahan, terutama pada area wajah, lipatan siku, atau belakang lutut.
Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi kondisi ini sering dikaitkan dengan faktor genetik dan respons sistem imun yang lebih sensitif. Untuk membantu mengurangi keluhan, Mam dapat menjaga kelembaban kulit si Kecil serta menghindari faktor yang dapat memicu iritasi.
2. Dermatitis kontak
Dermatitis kontak terjadi ketika kulit mengalami peradangan setelah bersentuhan dengan zat tertentu yang bersifat iritan atau memicu reaksi alergi. Gejalanya dapat berupa kemerahan, rasa gatal, hingga muncul ruam pada area yang terkena paparan.
Penanganan utamanya adalah mengidentifikasi dan menghindari pemicu, serta menjaga kebersihan kulit dengan menggunakan produk yang lembut dan sesuai untuk anak.
3. Urtikaria (biduran)
Urtikaria atau biduran ditandai dengan munculnya bentol-bentol yang terasa gatal dan dapat muncul secara tiba-tiba di berbagai bagian tubuh. Pada beberapa kasus, kondisi ini termasuk bentuk alergi kulit pada anak yang muncul sebagai respons terhadap makanan, obat-obatan, suhu tertentu, atau faktor lingkungan lainnya.
Gejalanya umumnya dapat mereda setelah pemicu dihindari. Dokter juga dapat merekomendasikan antihistamin untuk membantu mengurangi rasa gatal.
Baca Juga : Dermatitis Atopik Pada Bayi: Kenali Penyebab dan Perawatannya
4. Impetigo
Impetigo adalah infeksi bakteri yang menyebabkan luka atau lepuhan kecil pada kulit yang kemudian pecah dan membentuk kerak berwarna kekuningan. Kondisi ini sering muncul di sekitar hidung dan mulut serta mudah menular melalui kontak langsung.
Penanganan biasanya meliputi menjaga kebersihan area yang terinfeksi dan penggunaan antibiotik sesuai anjuran dokter.
5. Skabies (kudis)
Skabies (kudis) adalah penyakit kulit yang terjadi akibat adanya tungau kecil pada kulit. Kondisi ini biasanya menyebabkan kulit anak gatal, terutama pada malam hari, serta muncul ruam atau bintil kecil di beberapa area tubuh.
Penanganan skabies dilakukan dengan pemberian obat antiskabies, seperti krim atau losion yang dioleskan pada seluruh tubuh sesuai anjuran tenaga kesehatan, serta menjaga kebersihan lingkungan dan mencuci barang-barang yang berpotensi menjadi media penularan.
6. Pedikulosis (kutu kepala)
Pedikulosis terjadi akibat adanya kutu pada kulit kepala. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa gatal yang mengganggu dan sering menyebar melalui kontak langsung antar anak.
Selain menggunakan obat anti kutu sesuai anjuran, Mam juga perlu membersihkan sisir, topi, sarung bantal, dan barang lain yang sering bersentuhan dengan rambut untuk membantu mencegah penularan ulang.
7. Tinea corporis (kurap)
Kurap merupakan infeksi jamur yang ditandai dengan bercak berbentuk lingkaran, kemerahan, bersisik, dan terasa gatal. Lesi biasanya tampak lebih jelas pada bagian tepinya dibandingkan bagian tengah.
Pengobatan dilakukan menggunakan obat antijamur sesuai tingkat keparahan. Selain itu, Mam bisa melakukan pencegahan dengan menjaga kebersihan tubuh Si Kecil dan menghindari berbagi barang pribadi.
8. Pityriasis versicolor (panu)
Panu merupakan infeksi jamur yang menyebabkan munculnya bercak berwarna lebih terang atau lebih gelap dibandingkan warna kulit di sekitarnya. Kondisi ini terjadi akibat pertumbuhan berlebih jamur Malassezia yang secara alami memang hidup di permukaan kulit.
Beberapa faktor seperti cuaca panas dan lembap, produksi keringat berlebih, serta kulit berminyak dapat meningkatkan risiko terjadinya panu pada anak.
Penanganannya dilakukan dengan penggunaan obat antijamur topikal atau oral sesuai tingkat keparahan penyakit, disertai menjaga kebersihan tubuh dan mengurangi faktor yang memicu pertumbuhan jamur untuk mencegah kekambuhan.
9. Miliaria (biang keringat)
Biang keringat terjadi ketika saluran kelenjar keringat tersumbat sehingga keringat terperangkap di bawah permukaan kulit. Kondisi ini dapat menimbulkan bintik-bintik kecil kemerahan yang terasa gatal atau perih.
Karena sering menimbulkan ruam merah pada kulit anak, biang keringat kerap disalahartikan sebagai alergi. Untuk membantu mengatasinya, pastikan si Kecil mengenakan pakaian yang nyaman, tidak terlalu tebal, dan mudah menyerap keringat.
Baca Juga : Ruam Kulit Akibat Alergi: Penyebab dan Solusi Aman untuk Si Kecill
10. Molluscum contagiosum
Molluscum contagiosum merupakan infeksi virus yang menyebabkan munculnya benjolan kecil berwarna menyerupai warna kulit atau putih mutiara. Kondisi ini cukup sering ditemukan pada anak-anak dan dapat menyebar melalui kontak langsung dengan kulit penderita maupun benda yang telah terkontaminasi, seperti handuk, pakaian, atau mainan.
Upaya pencegahan yang bisa moms lakukan adalah dengan menjaga kebersihan diri anak, menghindari menggaruk lesi, dan tidak berbagi barang pribadi dengan orang lain.
Meski gejalanya sering terlihat mirip, setiap penyakit kulit pada anak dapat memiliki penyebab dan penanganan yang berbeda. Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya memiliki akses informasi yang tepat dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang si Kecil.
S-26 ParenTeam hadir sebagai partner terpercaya bagi Mams dan Paps dalam setiap langkah perjalanan tumbuh kembang si Kecil. Lebih dari sekadar platform parenting, S-26 ParenTeam adalah ruang dukungan berbasis keahlian dari Wyeth Nutrition yang memadukan informasi nutrisi terpercaya, wawasan parenting, serta berbagai tools yang membantu memantau pertumbuhan dan proses belajar anak secara menyeluruh. Dengan dukungan yang tepat, Mams dan Paps dapat lebih percaya diri dalam mendampingi setiap tahap perkembangan si Kecil.
Pertanyaan Seputar Penyakit Kulit Pada Anak
- Apakah penyakit kulit pada anak mudah menular ke anak lain?
Beberapa penyakit kulit pada anak dapat menular, terutama melalui kontak langsung atau penggunaan barang pribadi secara bersama-sama.
- Bolehkah memandikan anak menggunakan air hangat saat kulitnya gatal?
Boleh, sebaiknya gunakan air hangat suam-suam kuku, bukan air yang terlalu panas. Air yang terlalu panas dapat membuat kulit semakin kering dan memperparah rasa gatal.
- Makanan apa saja yang sebaiknya dihindari saat alergi kulit anak kambuh?
Makanan yang perlu dihindari adalah makanan yang diketahui menjadi pemicu alergi pada anak tersebut. Karena pemicunya bisa berbeda pada setiap anak, kenali dan hindari makanan yang pernah menimbulkan reaksi alergi.
Referensi
Cleveland Clinic. (2025). Skin Rashes in Kids. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/6951-skin-conditions-in-…
Cleveland Clinic. (2023). Impetigo. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15134-impetigo
Cleveland Clinic. (2024). Scabies: Causes, Symptoms, Treatment & Prevention. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4567-scabies
Cleveland Clinic. (2025). Head Lice: Signs, Symptoms & Treatment. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/10824-head-lice
Slomka, M., & Dock, E. (2024). Everything You Want to Know About Ringworm. Healthline. https://www.healthline.com/health/ringworm
Cleveland Clinic. (2022). Tinea Versicolor: Symptoms, Causes & Treatments. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17719-tinea-versicolor
Cleveland Clinic. (2025). Heat Rash Prickly Heat (Sweat Rash) Symptoms & Treatment. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22440-heat-rashprickly-h…
Cleveland Clinic. (2023). Molluscum Contagiosum: What it is, Symptoms & Treatment. Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12175-molluscum-contagio…
Produk Wyeth Nutrition