Manfaat Musik dalam Perkembangan dan Pertumbuhan Anak
Banyak artikel dan tips tentang cara mendidik anak yang baik, salah satunya melalui musik. Dan ini adalah hal yang mudah, karena kita bisa menemukan musik dimana saja. Dari radio, televisi, dari lagu-lagu yang diperdengarkan setiap hari.
Bahkan, musik bisa didapatkan dari berbagai alat di sekitar kita, botol bekas minum, piring dan sendok atau dari peralatan masak. Segala benda yang dipukul dengan irama yang teratur akan menciptakan musik yang indah untuk didengar.
Kita sebagai orang dewasa mendengarkan musik untuk menghibur dan menyenangkan hati, untuk memperbaiki mood yang buruk, dan untuk memberikan suasana yang ceria. Namun, tahukah Mam apa saja manfaat mendengarkan musik bagi si Kecil? Ternyata, dampak bagi tumbuh kembang mereka jauh lebih besar daripada yang bisa didapatkan oleh orang dewasa.
Manfaat Musik untuk Perkembangan Anak
Memperdengarkan musik sedini mungkin tidak ada salahnya, bahkan ketika si Kecil masih dalam kandungan. Musik yang tepat akan menstimulus gerak janin, memberikan ketenangan dan meredam kegelisahan.
Jangan salah, Mam! Janin juga bisa merasakan gelisah jika kita sedang gelisah atau berada di tempat yang riuh, dan musik akan membantu menenangkannya.
Musik memberikan stimulasi dalam tumbuh kembang anak, antara lain kepintaran, sosial dan emosi, motorik kasar anak, bahkan musik akan mensitumulus kemampuan bahasa dan literasinya.
Musik akan menyelaraskan gerak tubuh dan kerja otak. Anak akan belajar tentang kosa kata baru melalui lirik di sebuah lagu atau anak akan belajar berbagai gerakan ketika sedang menari dengan iringan musik, dan ini adalah latihan untuk motorik kasarnya.
Nada dan ritme dalam musik membantu anak menghubungkan kemampuan mendengar, bergerak, dan berkonsentrasi secara bersamaan. Saat anak mengikuti irama lagu, otak akan memproses suara, pola, serta gerakan tubuh dalam waktu yang sama sehingga stimulasi yang diterima menjadi lebih beragam.
Hal tersebut dapat membantu anak lebih mudah mengenali kosakata baru, melatih daya ingat, serta meningkatkan kemampuan mengikuti instruksi sederhana melalui lirik dan gerakan lagu. 1
Proses inilah yang akan menstimulasi daya pikir si Kecil, sehingga pemanfaatan musik untuk kecerdasan anak dinilai efektif.
Musik Sebagai Sarana Anak Bersosialisasi
Di kelompok bermain, PAUD atau TK, musik adalah suatu sarana untuk guru mengajarkan anak tentang bersosialisasi tanpa paksaan. Melalui lagu yang dinyanyikan bersama, anak akan belajar untuk bekerja sama dengan temannya membentuk irama yang bagus.
Begitu pula ketika anak sedang menari atau bermain musik dalam kelompok, anak akan belajar mengenai team work dan tidak menjadi individualis. Mereka belajar untuk bekerja sama menghasilkan karya musik yang bagus.
Musik yang dimainkan atau diperdengarkan bersama – sama akan membuat anak belajar untuk lebih kreatif, mudah berkompromi, melatih konsentrasi, berbagi dan bekerja sama. Hal-hal yang akan sangat berguna untuk menghadapi tantangan ketika dia memasuki usia sekolah atau terjun di masyarakat yang lebih luas.
Baca Juga : Manfaat Belajar Musik untuk Perkembangan Otak Anak
Musik Sesuai Tahapan Usia Anak
Musik adalah sarana untuk anak berekspresi, mengemukakan emosi memalui lagu dan tarian.
Pada usia di bawah 1 tahun, mungkin si Kecil belum bisa bernyanyi Mam. Tapi bukan berarti ia tak memahami musik. Dia akan merespon dengan menggoyangkan tangan, menganggukkan kepala atau ikut bernyanyi meski suara yang dikeluarkan belum jelas.
Beranjak ke usia batita, tak jarang si Kecil mulai gemar menggumamkan nada sambil bermain. Lalu di usia yang lebih besar, anak sudah bisa bernyanyi dengan artikulasi jelas bahkan memainkan instrumen musik.
Yuk, kita bedah bagaimana stimulasi musik yang tepat untuk setiap fasenya.2,3
Musik untuk Bayi
Bayi lebih dulu mengenali irama dibandingkan ketika mereka mengenali kata-kata. Tapi tak ada salahnya memperkenalkan 1–2 kata yang sederhana pada si Kecil di usia ini melalui musik, Mam. Pilih lagu anak dengan lirik sederhana yang bisa dinyanyikan sambil memandikan, bermain atau ketika menyuapinya. Tak ada salahnya untuk memperdengarkan musik dengan irama yang lembut ketika dia tidur, ini akan memberikan ketenangan sehingga otaknya beristirahat dengan optimal.
Musik untuk Usia Batita
Di usia ini, anak sangat gemar menari mengikuti irama. Coba perdengarkan musik dengan irama yang ceria agar anak tertarik untuk menari mengikuti iramanya. Anak di usia ini juga sudah mengenali lebih banyak kosa kata, mereka mengenali lirik lagu dengan lebih baik, tak jarang juga menggantinya dengan benda lain untuk membuatnya lebih lucu.
Musik untuk Usia Balita
Usia ini anak sudah mulai mengenal instruksi. Mereka juga mengenal musik sebagai suatu irama yang utuh berbentuk lagu atau nyanyian. Tidak hanya mendengarkan, coba libatkan mereka dengan beraktivitas mengikuti lirik lagu, bisa menggunakan alat peraga berupa mainan, binatang atau anggota badan mereka seperti dalma lagi, “kepala pundak lutut kaki”. Musik juga bisa digunakan sebagai alat pencair ketika anak-anak ini berkumpul pertama kali sehingga mereka bisa lebih akrab satu sama lain.
Musik untuk Anak Usia Sekolah
usia ini anak mulai belajar menghitung dan membaca, dan kedua hal ini akan lebih mudah dipelajari dengan menggunakan media musik. Melalui lagu-lagu yang mempunyai lirik berupa angka, abjad, anak-anak akan belajar menghitung dan membaca dengan lebih menyenangkan. Di usia ini anak juga sudah bisa dikatakan siap jika ingin belajar tentang instrument musik, jadi tak ada salahnya menawari si Kecil les alat musik kan, Mam?
Tidak ada salahnya memperkenalkan musik sejak dini pada si Kecil, bahkan jika tidak ada penelitian yang menjamin musik bisa membuat anak menjadi cerdas, tapi dengan musik akan bisa membuat anak menjadi lebih tenang dan bersuka cita, anak akan memperoleh banyak manfaat untuk tumbuh kembangnya, Mam.
Baca Juga : Inilah Pentingnya Peran Orang Tua untuk Perkembangan Anak
5 Pengaruh Musik pada Emosi Anak
Musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan bagi anak, tetapi juga memiliki peran dalam mendukung perkembangan emosionalnya. Berikut beberapa pengaruh musik pada emosi anak:4
1. Membantu perkembangan kecerdasan emosional anak
Musik dapat membantu anak mengenali, memahami, dan mengekspresikan emosi dengan lebih baik. Melalui lirik, nada, dan suasana lagu, anak belajar membedakan berbagai perasaan seperti senang, sedih, marah, atau takut. Kemampuan ini juga membantu anak memahami emosi orang lain sehingga interaksi sosialnya menjadi lebih baik.
2. Membantu anak mengatur emosi dengan lebih baik
Aktivitas yang melibatkan musik, seperti mendengarkan lagu, bernyanyi, atau bermain alat musik, dapat membantu anak merasa lebih tenang dan nyaman. Musik juga dinilai dapat membantu mengurangi emosi negatif seperti marah, cemas, atau agresif karena anak memiliki media yang sehat untuk menyalurkan perasaannya.
3. Meningkatkan empati dan kemampuan sosial anak
Kegiatan musik yang dilakukan bersama, misalnya bernyanyi dalam kelompok atau bermain musik bersama teman, dapat melatih kerja sama dan kemampuan berinteraksi. Anak juga belajar mendengarkan, menunggu giliran, serta memahami perasaan orang lain sehingga sikap empati dan kemampuan sosialnya ikut berkembang.
4. Membantu meningkatkan suasana hati anak
Musik dapat menciptakan suasana yang lebih menyenangkan dan membantu anak merasa lebih rileks. Lagu dengan irama ceria biasanya membuat anak lebih bersemangat, sedangkan musik dengan tempo lembut dapat membantu anak merasa lebih tenang. Karena itu, musik sering digunakan untuk membantu menjaga mood dan kenyamanan emosional anak.
5. Mendukung perkembangan kemampuan berpikir dan belajar
Selain berkaitan dengan emosi, musik juga dapat membantu perkembangan kognitif anak, seperti konsentrasi, kreativitas, daya ingat, dan kemampuan belajar. Anak juga lebih mudah mengenal kosakata, pola, serta instruksi sederhana melalui lagu dan aktivitas musik yang dilakukan secara berulang.
Untuk membantunya siap belajar, Mam bisa memberikan S‑26 Procal Gold setiap hari. S‑26 Procal Gold hadir dengan Most Advanced Formulation yang dilengkapi Multilearn Connect, kombinasi nutrisi penting untuk mendukung perkembangan otak dan sistem saraf si Kecil secara optimal.
Diperkaya Sphingomyelin & Fosfolipid untuk membantu mempercepat arus informasi di otak, AA & DHA untuk perkembangan otak, serta Alfa‑laktalbumin yang mendukung komunikasi saraf.
Didukung nutrisi tepat dengan jumlah dan waktu yang tepat, S‑26 Procal Gold membantu si Kecil tumbuh cerdas, siap belajar, dan berkembang optimal hari ini hingga masa depannya.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
1. Apa manfaat mendengarkan musik untuk anak?
Musik dapat membantu menstimulasi kemampuan bahasa, konsentrasi, daya ingat, dan motorik anak, serta membuat si Kecil lebih rileks, nyaman, dan lebih mudah mengekspresikan emosinya.
2. Musik bisa membantu anak mengenal emosi?
Bisa, Mam. Melalui perbedaan nada, tempo, dan lirik lagu, anak belajar mengenali berbagai emosi seperti senang, sedih, tenang, atau bersemangat.
3. Aktivitas musik apa yang paling sederhana untuk stimulasi anak?
Aktivitas sederhana seperti bernyanyi bersama, bertepuk tangan mengikuti irama, atau menari sambil mendengarkan lagu dapat menjadi stimulasi yang baik untuk melatih koordinasi tubuh, fokus, dan interaksi anak dengan orang tua.
Referensi
- Unicef. (n.d.). How music impacts your baby's development. Unicef. https://www.unicef.org/parenting/child-development/baby-music-soundtrack-to-development
- Blasco-Magraner, J. S., Bernabe-Valero, G., Marín-Liébana, P., & Moret-Tatay, C. (2021). Effects of the Educational Use of Music on 3- to 12-Year-Old Children's Emotional Development: A Systematic Review. International journal of environmental research and public health, 18(7), 3668. https://doi.org/10.3390/ijerph18073668
- Unicef. (n.d.). How music affects your baby's brain: Mini Parenting Master Class. UNICEF. https://www.unicef.org/lac/en/parenting-lac/early-learning/how-music-affects-babys-brain-video?
- Blasco-Magraner JS, Bernabe-Valero G, Marín-Liébana P, Moret-Tatay C. Effects of the Educational Use of Music on 3- to 12-Year-Old Children's Emotional Development: A Systematic Review. Int J Environ Res Public Health. 2021 Apr 1;18(7):3668. doi: 10.3390/ijerph18073668. PMID: 33915896; PMCID: PMC8037606.
Produk wyeth nutrition