8 Gejala Tipes pada Anak dan Kapan Harus ke Dokter
Gejala tipes pada anak umumnya berupa demam menetap, tubuh lemas, nafsu makan menurun, sakit kepala, serta keluhan pencernaan.1 Karena tanda-tanda tersebut menyerupai penyakit lain, diagnosis medis yang tepat harus ditegakkan oleh dokter.
Orang tua perlu memahami gejala-gejala ini serta tanda bahaya yang memerlukan pemeriksaan segera ke dokter agar Si Kecil terhindar dari komplikasi serius.2 Yuk, kita simak berbagai informasi mengenai gejala tipes, perbedaannya dengan demam biasa, hingga jenis makanan untuk bantu pemulihan dari penyakit tersebut dalam artikel ini.
8 Gejala Tipes Pada Anak yang Perlu Diwaspadai
Ciri-ciri anak terkena tipes dapat berbeda, tetapi ada beberapa keluhan yang cukup sering muncul selama infeksi berlangsung. Mam dapat mengenali perubahan kondisi Si Kecil melalui beberapa gejala tipes pada anak berikut.
1. Demam yang menetap atau meningkat bertahap
Demam pada Si Kecil biasanya meningkat bertahap setiap hari hingga mencapai 39°C. Demam cenderung memburuk pada sore atau malam hari dan sulit turun dengan obat biasa.
2. Tubuh lemas dan aktivitas berkurang
Infeksi bakteri Salmonella typhi menguras banyak energi tubuh Si Kecil. Akibatnya, anak tampak sangat lesu, mudah lelah, dan aktivitas bermainnya yang biasa ceria berkurang drastis.
3. Nafsu makan menurun
Si Kecil yang sakit tipes biasanya menolak makanan yang diberikan. Hal ini dapat memicu penurunan berat badan anak secara drastis selama masa sakit.3
4. Sakit kepala
Selain demam, sakit kepala bagian depan juga sering dirasakan Si Kecil, yang terkadang disertai keluhan menggigil atau kedinginan.4
5. Mual atau muntah
Bakteri menyerang saluran pencernaan anak, memicu mual hingga muntah yang menghambat asupan nutrisi dan cairan tubuh Si Kecil.
6. Nyeri atau rasa tidak nyaman di perut
Mam mungkin akan mendengar Si Kecil mengeluhkan sakit perut, kembung5, hingga perutnya yang tampak membengkak akibat peradangan usus.6
7. Diare atau sembelit
Peradangan usus mengganggu buang air besar Si Kecil. Anak bisa mengalami diare kuning kehijauan yang khas, atau justru sembelit di awal sakit.
8. Perubahan kondisi umum yang semakin memburuk
Tanpa pengobatan tepat, kondisi Si Kecil bisa memburuk drastis, ditandai bintik merah muda (rose spots), mengigau, hingga penurunan kesadaran.
Baca juga: Macam-Macam dan Gejala Alergi Pada Anak Serta Cara Mengatasinya
Perbedaan Gejala Tipes dan Demam Biasa pada Anak
Karena sama-sama dapat diawali dengan demam, tipes terkadang sulit dibedakan dari demam akibat infeksi lain hanya dari gejala awalnya. Beberapa pola keluhan berikut dapat membantu Mam memahami perbedaannya secara umum.
Pola dan lama demam
Demam biasa akibat virus umumnya reda dalam beberapa hari. Sebaliknya, demam tipes berlangsung lebih dari 7 hari dan suhunya terus naik secara bertahap.
Keluhan pencernaan dan perubahan nafsu makan
Demam biasa jarang mengganggu pencernaan. Pada penyakit tipes, kehilangan nafsu makan terjadi sangat drastis disertai mual, muntah, nyeri perut, hingga diare.
Kondisi umum serta tingkat aktivitas anak
Saat demam biasa turun, Si Kecil biasanya kembali aktif bermain. Namun pada kasus tipes, anak tetap terlihat sangat lemas dan lesu meskipun sudah memasuki masa pemulihan.7
Gejala awal tipes seperti yang telah disebutkan di atas tidak spesifik dan mirip infeksi lain seperti demam berdarah. Pemeriksaan dokter dan tes laboratorium mutlak diperlukan untuk diagnosis pasti.
Baca juga: 7 Gejala Asma pada Anak dan Cara Mengatasinya
Penyebab dan Cara Penularan Tipes pada Anak
Memahami bagaimana tipes terjadi dan menular dapat membantu Mam lebih waspada terhadap sumber infeksi di sekitar Si Kecil. Penularannya terutama berkaitan dengan makanan, minuman, serta kebersihan lingkungan.
1. Infeksi bakteri penyebab demam tifoid
Penyebab tipes pada anak yang utama adalah infeksi bakteri patogen Salmonella typhi yang menyerang dan berkembang biak di saluran pencernaan (usus halus).
2. Makanan atau minuman yang terkontaminasi
Bakteri menyebar lewat makanan, air, atau es yang tercemar feses atau urine penderita. Kebiasaan jajan sembarangan di luar rumah meningkatkan risiko ini.
3. Kebersihan tangan dan sanitasi yang kurang baik
Sanitasi buruk dan tidak mencuci tangan pakai sabun setelah dari toilet memudahkan bakteri masuk ke mulut, dibantu lalat pembawa kuman.
4. Risiko penularan di lingkungan keluarga
Bila ada anggota keluarga serumah yang sakit tipes atau menjadi carrier tanpa gejala, bakteri mudah berpindah saat menyiapkan makanan Si Kecil.8
Penanganan Awal saat Anak Menunjukkan Gejala Tipes
Ketika Si Kecil menunjukkan keluhan yang mengarah pada tipes, perawatan awal di rumah dapat membantu menjaga kondisinya tetap nyaman sebelum mendapat pemeriksaan medis. Hal terpenting adalah memantau kondisi anak dan memastikan kebutuhan cairannya tetap terpenuhi.
Berikut beberapa penanganan awal yang bisa Mam lakukan saat Si Kecil menunjukkan adanya gejala tipes.
1. Pantau suhu, cairan, dan kondisi umum anak
Mam perlu memantau suhu tubuh secara rutin, mengompres air hangat di lipatan tubuh, dan memastikan Si Kecil melakukan tirah baring (bed rest) total.
2. Berikan cairan dan makanan sesuai toleransi
Berikan cairan seperti air matang, oralit, atau jus buah sedikit demi sedikit untuk mencegah dehidrasi, beserta makanan lunak bernutrisi.
3. Hindari memberikan antibiotik tanpa resep dokter
Sebagai cara mengobati tipes pada anak secara medis, pengobatannya mutlak membutuhkan antibiotik dari dokter untuk membunuh bakteri. Namun, Mam dilarang keras memberikan antibiotik tanpa resep dokter karena berisiko memicu resistensi.
4. Segera periksa jika muncul tanda dehidrasi atau kondisi memburuk
Bawalah Si Kecil segera ke dokter atau rumah sakit jika ia menolak minum, muntah terus-menerus, lemas hebat, diare parah, atau demam tidak kunjung membaik setelah 3 hari.
Baca juga: Gejala Campak pada Anak dan Cara Mengatasinya
Makanan untuk Anak yang Sedang Mengalami Tipes
Selama masa sakit dan pemulihan, pilihan makanan untuk anak yang sedang tipes perlu disesuaikan dengan kemampuan Si Kecil dalam menerimanya. Fokus utamanya adalah membantu memenuhi kebutuhan energi, nutrisi, dan cairan tanpa membuat pencernaan terasa semakin tidak nyaman.
Berikut beberapa tips memberikan makanan untuk anak yang sedang mengalami tipes.
1. Pilih makanan yang mudah diterima dan tetap bergizi
Pencernaan Si Kecil yang meradang membutuhkan makanan lunak, rendah serat, tinggi kalori seperti bubur kaldu, sup kentang wortel, telur, tahu kukus, dan pisang.9
2. Berikan porsi kecil tetapi lebih sering
Untuk menyiasati hilangnya nafsu makan Si Kecil, sajikan makanan dalam porsi kecil tetapi sering (5-6 kali sehari) agar saluran pencernaan tidak terbebani.
3. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi
Cegah dehidrasi akibat demam dan diare dengan memberikan air putih matang, oralit, jus buah segar, atau air kelapa secara konsisten.
4. Sesuaikan makanan dengan anjuran dokter dan kondisi pencernaan anak
Hindari gorengan berlemak, makanan pedas, asam, serta sayuran berserat tinggi yang dapat mengiritasi usus Si Kecil yang sedang sakit.
Bantu Si Kecil Kembali Aktif dan Tumbuh Optimal dengan Dukungan Nutrisi Tepat
Setelah mendapat penanganan medis yang tepat untuk mengatasi gejala tipes pada anak, Mam perlu fokus pada masa pemulihan Si Kecil.
Pemenuhan nutrisi harian dari makanan bergizi sangat penting untuk mengembalikan energi sekaligus mendukung perkembangan tubuhnya secara menyeluruh. Sebagai salah satu pelengkap asupan nutrisi seimbang selama masa pemulihan dan fase pertumbuhannya, Mam dapat memberikan tambahan susu.
S‑26 Procal Gold hadir dengan Advanced Formulation yang dilengkapi Multilearn Connect, kombinasi nutrisi penting untuk mendukung kemampuan belajar dan sistem saraf si Kecil secara optimal.
Dengan kandungan Sphingomyelin & Fosfolipid untuk membantu mempercepat arus informasi di otak, AA & DHA untuk perkembangan otak, serta Alfa‑laktalbumin yang mendukung komunikasi saraf. Didukung nutrisi tepat dengan jumlah dan waktu yang tepat, S‑26 Procal Gold membantu si Kecil tumbuh cerdas, siap belajar, dan berkembang optimal hari ini hingga masa depannya.
Baca Label Sebelum Membeli dan Baca Peringatan pada Label.
Pertanyaan Umum Seputar Gejala tipes pada anak
1. Berapa lama gejala tipes pada anak biasanya berlangsung?
Gejala demam akibat penyakit tipes pada anak biasanya berlangsung selama lebih dari 7 hari. Suhu tubuh anak umumnya akan terus naik secara bertahap dan sulit turun dengan pemberian obat penurun panas biasa.
2. Apakah tipes pada anak menular ke anggota keluarga lain?
Ya, penyakit tipes sangat bisa menular ke anggota keluarga yang lain di dalam satu rumah. Bakteri penyebab tipes dapat dengan mudah berpindah, terutama jika kebersihan kurang dijaga saat proses menyiapkan makanan atau minuman untuk keluarga.
3. Makanan apa yang sebaiknya dihindari saat anak terkena tipes?
Saat anak terkena tipes sebaiknya hindari gorengan berlemak, makanan pedas, dan makanan yang asam. Selain itu, sayuran berserat tinggi juga perlu dihindari karena berisiko mengiritasi usus anak yang sedang meradang.
Referensi
- Pahami Gejala Tipes pada Anak dan Cara Menanganinya - Puskesmas Sesela. Retrieved September 5, 2026, from https://puskesmassesela-dikes.lombokbaratkab.go.id/berita/pahami-gejala-tipes-pada-anak-dan-cara-menanganinya/
- Mengenal Demam Tifoid - IDAI. Retrieved September 5, 2026, from https://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/mengenal-demam-tifoid
- Mengenal Demam Tifoid - Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Retrieved September 5, 2026, from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/3492/mengenal-demam-tifoid
- Typhoid Fever: Symptoms, Causes, Treatments - Cleveland Clinic. Retrieved September 5, 2026, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17730-typhoid-fever
- Tipus (Penyakit Tipes) - Ayo sehat Kemkes. Retrieved September 5, 2026, from https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/infeksi-enterik/tipus-penyakit-tipes
- Kenali Tanda dan Gejala Typus - Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan. Retrieved September 5, 2026, from https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/656/kenali-tanda-dan-gejala-typus
- How Long Does Typhoid Recovery Take? - Diet & Long-Term Care - Kauvery Blog. Retrieved September 5, 2026, from https://www.kauveryhospital.com/blog/family-and-general-medicine/typhoid-fever-recovery-long-term-care-strategies/
- About Typhoid Fever and Paratyphoid Fever - CDC. Retrieved September 5, 2026, from https://www.cdc.gov/typhoid-fever/about/index.html
- Tips Menu Sehat untuk Penderita Tifus - Puskesmas Jakem. Retrieved September 5, 2026, from https://puskesmasjakem-dikes.lombokbaratkab.go.id/artikel/tips-menu-sehat-untuk-penderita-tifus/
Produk wyeth nutrition

