Cara Menurunkan Panas Anak dengan Cepat dan Aman
Hampir setiap anak pasti pernah mengalami demam. Demam atau panas pada anak sebetulnya merupakan tanda saat tubuh si Kecil sedang melawan infeksi. Meski umumnya bukan kondisi yang mengkhawatirkan, penting bagi Mam tahu cara menurunkan panas anak yang cepat dan aman di rumah.
Yuk, simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!
Penyebab Demam pada Anak
Anak dikatakan demam atau panas saat suhu tubuhnya naik hingga mencapai 38°C atau lebih. Umumnya demam disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, parasit, penyakit autoimun, atau penyakit lainnya.
Ada beberapa kondisi yang menjadi penyebab anak demam tinggi, antara lain:
- Infeksi virus seperti flu atau pilek
- Infeksi bakteri, seperti infeksi saluran kemih, radang tenggorokan, atau pneumonia
- Infeksi saluran cerna
- Reaksi setelah imunisasi
- Kurang cairan atau dehidrasi
Pastikan Mam memperhatikan gejala demam yang muncul seperti tubuh si Kecil yang mulai hangat, menggigil, wajahnya kemerahan, rewel, atau bahkan menjadi diam dari biasanya.
Cara Menurunkan Panas Anak yang Aman
Saat si Kecil demam, sebaiknya, jangan langsung memberikan obat penurun panas. Coba lakukan pertolongan pertama anak demam terlebih dahulu sebagai cara menurunkan panas anak, seperti:
1. Kompres Air Hangat
Salah satu cara menurunkan panas anak yang ampuh adalah kompres dengan air hangat. Mam cukup gunakan handuk tipis atau waslap, lalu rendam ke dalam air hangat.
Setelah itu, peras waslap sampai tidak ada airnya. Kompres di area dahi, lengan, perut, atau ketiak si Kecil untuk menurunkan panas tubuh si Kecil selama 10-15 menit.
Pantau suhu tubuhnya secara berkala. Jangan lupa untuk mengganti kompresnya kalau sudah kering.
2. Gunakan Pakaian Tipis
Biasanya, saat anak demam orang tua memakaikan pakaian tebal agar si Kecil tidak menggigil.
Namun, sebaiknya Mam cukup memakaikan pakaian tipis dan adem sebagai cara menurunkan panas anak dengan cepat.
Kalau ia masih merasa kedinginan, gunakan seliput tipis. Tujuannya agar suhu panas dalam tubuh lebih mudah keluar.
3. Penuhi Asupan Cairan
Demam bisa membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat dari biasanya. Maka itu, asupan cairan yang cukup bisa membantu agar demam lebih cepat mereda. Terlebih, sistem kekebalan tubuh juga membutuhkan cairan agar bisa berfungsi dengan baik.
Selain air putih, Mam juga bisa memenuhi asupan cairan tubuh dari jus buah, susu, sup hangat, atau makanan berkuah lainnya.
4. Konsumsi Makanan Bergizi
Tak hanya asupan cairan, konsumsi makanan bergizi seimbang juga dapat bantu pemulihan selama anak demam. Mam bisa berikan makanan tinggi protein, serat, vitamin, dan mineral yang mampu penuhi kebutuhan nutrisi anak.
Bubur, kentang, nasi tim, atau makanan bertekstur lembut bisa menjadi pilihan saat nafsu makan si Kecil menurun.
5. Istirahat yang Cukup
Cara alami menurunkan panas anak selanjutnya adalah istirahat yang cukup. Saat demam, tubuh membutuhkan energi lebih untuk melawan infeksi. Istirahat yang cukup dapat membantu proses pemulihan berlangsung lebih optimal.
Pastikan kamar memiliki sirkulasi udara yang baik dan suhu ruangan tetap nyaman.
Baca Juga : 4 Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Anak agar Tidak Mudah Sakit
Kapan Demam pada Anak Harus Diwaspadai?
Umumnya, demam akan turun dalam kurun waktu tiga hingga empat hari setelah Mam mencoba cara menurunkan panas pada anak di atas. Namun, Mam juga tetap perlu siaga saat demam tidak juga turun. Segera hubungi dokter dan pergi ke rumah sakit apabila:
- Bayi usia 3 bulan mengalami demam pada suhu 38°C atau lebih tinggi
- Anak pada usia berapa pun mengalami demam berulang di suhu 40°C
- Anak berusia di bawah 2 tahun mengalami demam selama lebih dari satu hari
- Anak berusia 2 tahun atau lebih mengalami demam lebih dari tiga hari
- Anak demam naik turun selama beberapa hari dan tak kunjung membaik.
Selain itu, Mam juga perlu membawa si Kecil ke rumah sakit apabila demam disertai gejala berikut:
- Anak tampak rewel dan tidak berhenti menangis.
- Anak tidak mau makan atau minum sama sekali.
- Muntah disertai diare.
- Muncul ruam, kemerahan, atau keunguan seperti memar.
- Bibir, lidah, dan kuku menjadi biru.
- kejang.
- sesak napas.
Dokter akan memberikan penanganan sesuai dengan penyebab dan gejala yang dialami si Kecil.
Untuk informasi seputar kehamilan, nutrisi, dan parenting, Mam juga bisa bergabung dengan S-26 ParenTeam.
S-26 ParenTeam hadir sebagai partner terpercaya bagi Mams dan Paps dalam setiap langkah perjalanan tumbuh kembang si Kecil.
Lebih dari sekadar platform parenting, S-26 ParenTeam adalah ruang dukungan berbasis keahlian dari Wyeth Nutrition, yang memadukan informasi nutrisi terpercaya, wawasan parenting, serta exceptional tools untuk membantu memantau pertumbuhan dan proses belajar anak secara menyeluruh.
Baca Juga : Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Perut Pada Anak
Pertanyaan Seputar Cara Menurunkan Panas Anak
- Berapa suhu tubuh yang dikategorikan demam tinggi pada anak?
Demam tinggi pada anak umumnya adalah suhu tubuh 39°C atau lebih. Suhu 40°C atau lebih perlu segera mendapat perhatian medis.
- Kapan anak yang demam harus segera diperiksakan?
Anak demam harus segera diperiksakan ke dokter apabila suhu tubuhnya 40°C atau lebih, berlangsung lebih dari 3 hari, tidak mau makan atau minum sama sekali, tampak sangat lemas, muncul ruam, dan menunjukkan tanda dehidrasi.
- Bolehkah memandikan anak saat sedang demam?
Ya, anak boleh dimandikan saat demam menggunakan air hangat suam-suam kuku. Hindari air dingin karena dapat membuat anak menggigil dan merasa tidak nyaman.
Source
Fever Treatment in Children: What to Do When Your Kid Has a Fever. (n.d.). Retrieved from https://www.webmd.com/children/treat-fever-young-children
Fever in children: Learn More – How can you reduce a child’s fever? (2022). Retrieved from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279453/
Fever in Children. (n.d.). Retrieved from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=fever-in-children…
Cleveland Clinic. (2024). How to Quickly Break a Fever. Retrieved from https://health.clevelandclinic.org/breaking-a-fever
Mayo Clinic. Fever - Symptoms and Causes. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fever/symptoms-causes/sy…. Diakses pada 25 Juni 2026
Produk wyeth nutrition