Jadwal Tidur Bayi yang Ideal untuk Tumbuh Kembang Optimal
Jadwal tidur bayi merupakan hal penting yang perlu diperhatikan oleh orang tua karena berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang si Kecil.
Dengan jadwal tidur bayi yang teratur, kualitas istirahat akan lebih optimal sehingga membantu proses pemulihan tubuh, perkembangan otak, serta menjaga keseimbangan energi sepanjang hari.
Oleh karena itu, memahami kebutuhan dan pola tidur bayi sejak dini dapat membantu Mam mengatur rutinitas tidur yang sesuai dengan usia dan kebutuhannya.
Manfaat Pola Tidur atau Jadwal Tidur Bayi yang Baik
Bayi tumbuh dan berkembang dengan cepat terlebih dalam beberapa bulan awal kehidupannya, sehingga penting untuk bayi mendapat tidur yang cukup.
Memiliki pola dan jadwal tidur yang tepat, dapat membantu bayi mendapat kualitas tidur yang baik. Kualitas tidur yang baik adalah saat si Kecil tidur nyenyak dan tidak terlalu sering terbangun. Tidur juga bermanfaat pada perkembangan fungsi saraf pada otak bayi.
Pola tidur dikendalikan oleh jam internal tubuh, yang membuat seseorang tetap terjaga di siang hari dan mendorong tidur di malam hari. Jam tubuh membantu mengoordinasikan pelepasan hormon yang disebut melatonin, yang memberi tahu tubuh bahwa sudah waktunya untuk tidur.
Penting bagi Mam membuat jadwal tidur bayi di siang dan malam hari untuk membantu si Kecil melepaskan melatonin, yang membantu mereka tidur lebih cepat dan berkualitas.
Waktu Tidur yang Dibutuhkan Berdasarkan Usia Anak
Kebutuhan tidur bayi berbeda-beda tergantung dari usianya. Bayi yang baru lahir lebih sering tidur dan seiring bertambahnya usia, jam tidurnya akan semakin berkurang dan berubah. Berikut ini adalah pola tidur malam dan siang hari untuk bayi baru lahir hingga usia 3 tahun berdasarkan data dari IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia):
● Bayi baru lahir
Durasi tidur rata-rata 16-20 jam. Pola tidur 1- 4 jam periode tidur diikuti 1-2 jam periode bangun. Jumlah waktu tidur di siang hari sama dengan jumlah waktu tidur di malam hari.
● Bayi (0-1 tahun)
Durasi tidur rata-rata 14-15 jam (total) saat usia 4 bulan dan saat masuk usia 6 bulan 13-14 jam (total). Pola tidur dengan periode tidur 3-4 jam pada 3 bulan pertama, periode tidur 6-8 jam saat bayi usia 4-6 bulan. Diferensiasi siang dan malam berkembang antara 6 minggu dan 3 bulan. Sekitar 70-80% bayi usia 9 bulan tidur sepanjang malam. Tidur siang sekitar 2-4 jam (2 kali tidur siang per hari).
● Batita (1-3 tahun)
Durasi tidur rata-rata 12 jam (total). Pola tidur siang 1,5-3,5 jam (1 kali tidur siang per hari).
Mengenal Pola Tidur Bayi
Setelah mengetahui durasi tidur bayi dari tabel di atas, Mam juga perlu tahu pola tidur Si Kecil. Pada bayi baru lahir memiliki periode tidur 1- 4 jam lalu diikuti 1-2 jam periode bangun. Sementara ada 3 bulan pertama, periode tidur bayi adalah adalah 3-4 jam.
Kemudian saat bayi berusia 4-6 bulan, periode tidurnya 6-8 jam. Selain itu bayi (0-12 bulan) diferensiasi siang dan malam berkembang antara 6 minggu dan 3 bulan dan waktu tidur siangnya adalah 2-4 jam/hari (2 kali tidur siang/hari). Mam juga perlu tahu kalau 70-80% bayi usia 9 bulan akan tidur sepanjang malam.
Selanjutnya, pada saat usia 1-3 tahun, anak akan memiliki pola tidur siang 1,5-3,5 jam (1 kali tidur siang/hari) dari durasi total tidurnya selama 12 jam.
Frekuensi Tidur Siang Bayi Sesuai Usia
Setiap bayi awalnya memiliki waktu tidur yang berbeda-beda setiap hari. Meski demikian, sebagian besar cenderung akan memiliki pola tidur siang yang bisa diprediksi saat mencapai usia tertentu. Berikut ini gambaran umum tidur siang bayi berdasarkan usia yang bisa dijadikan acuan Mam:
● Bayi baru lahir hingga usia 3 bulan
Tidur siang berulang kali di antara waktu menyusu. Dapat tidur siang hingga total 5-8 jam setiap hari, dengan sekali tidur siang antara 30 menit hingga 3 jam.
● Bayi usia 3-6 bulan
Tidur siang 2-3 kali sehari, pada pagi, siang, dan sore hari. Setiap kali tidur siang antara 30 menit hingga 2 jam dengan total 4-5 jam setiap hari.
● Bayi usia 6-9 bulan
Tidur siang 2-3 kali setiap hari di pagi, siang, dan sore hari. Setiap kali tidur siang antara 20 menit hingga 2 jam dengan total sehari 3-4 jam.
● Bayi usia 9-12 bulan
Tidur siang 1-2 kali setiap hari antara pagi dan atau sore hari. Setiap kali tidur siang 20 menit sampai 2 jam, total sehari sekitar 3 jam tidur siang.
Cara Membentuk Rutinitas Tidur Bayi yang Konsisten
Tidur siang penting untuk bayi, namun tidur di malam hari juga sama pentingnya. Durasi tidur malam bayi yang baru lahir hampir seimbang dengan tidur di siang hari. Namun seiring bertambah usia, lama tidur siang akan berkurang dan tidur di malam hari bertambah.
Meskipun pada akhirnya si Kecil akan menemukan pola tidurnya sendiri, Mam dapat membantu membentuk rutinitas tidurnya agar konsisten dengan cara mengatur pola tidur bayi berikut:
● Buat rutinitas menjelang waktu tidur di malam hari. Mam bisa membuat suasana yang tenang dengan lampu kamar yang redup agar si Kecil tahu tiba waktunya untuk tidur. Singkirkan juga benda atau hal yang bisa menjadi penyebab bayi susah tidur.
● Kurangi frekuensi mengajak si Kecil bermain saat menjelang waktu tidur di malam hari. Mam bisa mulai berbicara dengan nada rendah dan menenangkan saat tiba waktu tidur si Kecil.
● Tempatkan si Kecil di tempat tidur saat mulai terlihat mengantuk namun masih terjaga. Perhatikan tanda-tanda bayi mengantuk seperti menggosok mata dan sering menguap lalu baringkan di tempat tidurnya.
● Jika bayi menangis saat dibaringkan, beri waktu hingga sedikit lebih tenang sebelum Mam mendekatinya. Jika masih terus rewel coba periksa apakah ada hal yang membuatnya tidak nyaman.
● Mam boleh membedong bayi saat akan tidur. Namun perlu diingat agar tidak membedong terlalu kencang agar masih bisa menggerakkan atau menekuk kakinya. Hentikan kebiasaan membedong ketika si Kecil mulai bisa berguling.
Panduan Membangunkan Bayi dari Tidur
Bayi memang membutuhkan banyak waktu tidur, namun terkadang bayi dapat tidur terlalu lama hingga melewatkan waktu menyusu. Di saat seperti ini, Mam sebaiknya membangunkan si Kecil untuk disusui agar kebutuhan nutrisi hariannya tercukupi.
Mam bisa menerapkan tips membangunkan bayi dengan lembut berikut ini:
● Melepaskan pakaiannya satu persatu hingga telanjang.
● Ganti popoknya.
● Gendong bayi dengan posisi skin-to-skin atau menempel pada tubuh ibu.
● Usap bagian punggung, kaki, atau tangan secara lembut.
● Gendong bayi menghadap tubuh ibu dan bicara dengan suara pelan.
● Usap atau tiup wajahnya dengan lembut.
● Usahakan suasana kamar atau ruangan tidak terang saat membangunkan bayi agar tidak terkejut.
● Tempatkan tubuh bayi di dada pada posisi menyusu.
● Usap sedikit ASI pada mulut bayi.
Tips Sleep Training Aman Sesuai Usia Bayi
Mam tidak bisa selamanya menemani dan menidurkan si Kecil di waktu malam. Karenanya, Mam perlu mengajarkan si Kecil untuk tidur dengan sendirinya melalui metode sleep training.
Bayi dapat mulai diajarkan untuk tidur sendiri di usia 4 bulan, saat sudah bisa belajar menenangkan dirinya sendiri dan tidak perlu bangun di malam hari untuk menyusu. Di usia ini, tubuh bayi juga sudah mulai memiliki siklus sirkadian.
Ada beberapa metode sleep training bayi yang bisa Mam praktikkan untuk latihan tidur si Kecil:
1. Metode Cry-It-Out (CIO)
Baringkan si Kecil di kasurnya saat mulai terlihat lelah dan mengantuk. Beri ciuman selamat malam dan tinggalkan agar bisa tidur sendiri. Jika si Kecil menangis saat ditinggal, usahakan tidak langsung menenangkannya. Biarkan sampai si Kecil tenang dengan sendirinya dan tertidur.
2. Metode Ferber
Mirip dengan metode CIO, namun metode Ferber mengizinkan Mam dan Pap untuk menenangkan si Kecil saat menangis pada hari awal sleep training. Seiring waktu, beri jeda lebih lama sebelum menghampiri si Kecil yang menangis hingga akhirnya si Kecil dapat menenangkan dirinya sendiri.
3. Metode Pick Up Put Down
Mam membaringkan si Kecil yang sudah mengantuk di kasur dan meninggalkannya. Jika menangis, gendong dan tenangkan si Kecil. Setelah kembali tenang, baringkan lagi di kasur dan tinggalkan. Ulangi sampai si Kecil tertidur dengan sendirinya.
4. Metode Fading
Biasa disebut juga dengan metode kemping. Mam menemani di samping kasur setelah si Kecil dibaringkan untuk tidur. Mam bisa duduk di kursi di samping kasur. Seiring waktu, Mam membaringkan si Kecil dan menemani dari jarak yang semakin jauh dari kasur, hingga akhirnya bisa meninggalkan si Kecil tidur sendiri.
5. Metode Tanpa Tangis
Cara ini mengharuskan Mam dan Pap selalu siap menenangkan si Kecil setiap kali menangis saat belajar tidur sendiri. Gendong si Kecil sampai tenang dan baringkan kembali di kasur.
Secara bertahap, kurangi kehadiran Mam setelah menidurkan si Kecil di kasur. Cara ini biasanya membutuhkan lebih banyak waktu sebelum akhirnya si Kecil bisa tidur sendiri, tapi juga lebih sedikit drama tangis bayi. Meskipun orang tua akan lebih banyak kehilangan waktu tidurnya.
Jika Mam membutuhkan informasi seputar parenting, S-26 ParenTeam hadir sebagai partner terpercaya bagi Mams dan Paps dalam setiap langkah perjalanan tumbuh kembang si Kecil. Lebih dari sekadar platform parenting, S-26 ParenTeam adalah ruang dukungan berbasis keahlian dari Wyeth Nutrition, yang memadukan informasi nutrisi terpercaya, wawasan parenting, serta exceptional tools untuk membantu memantau pertumbuhan dan proses belajar anak secara menyeluruh.
Itulah ulasan seputar jadwal tidur bayi, termasuk durasi tidur bayi sesuai usianya. Mam juga jangan lupa memenuhi nutrisi si Kecil dengan ASI & diikuti dengan pemberian MPASI saat anak berusia enam bulan untuk pastikan tumbuh kembangnya optimal. Semoga informasinya membantu ya, Mam!
Pertanyaan Seputar Jadwal Tidur Bayi
1. Berapa kali bayi tidur siang yang ideal?
Tidur siang bayi yang ideal berbeda sesuai usianya. Bayi baru lahir bisa berulang kali tidur siang dan hanya bangun untuk menyusu, namun seiring bertambah usia, durasi dan frekuensi bayi tidur siang akan berkurang dari 2-3 kali di usia 3-6 bulan menjadi hanya 1-2 kali di usia 9-12 bulan.
2. Jam berapa sebaiknya bayi tidur malam?
Kapan bayi tidur malam bisa berbeda-beda pada masing-masing anak. Namun ibu bisa mulai membaringkan bayi di kasur saat mulai menunjukkan tanda mengantuk, seperti mengusap mata dan menguap. Ajarkan juga rutinitas tidur di waktu malam agar kebutuhan tidur bayi tercukupi.
3. Bolehkah membangunkan bayi yang sedang tidur untuk disusui?
Jika bayi tertidur terlalu lama sampai melewatkan waktu menyusu, sebaiknya justru dibangunkan agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Bangunkan bayi dengan lembut agar tidak terkejut atau menangis.
Referensi
1. Baby Center. Baby naps and nap schedules, explained. Dari https://www.babycenter.com/baby/sleep/naps-the-first-year_1506357. Diakses 16/06/2026.
2. Stanford Children's Health. Infant Sleep. Dari https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=infant-sleep-90-P02237 . Diakses 16/06/2026
3. Mayo Clinic. Helping baby sleep through the night. Dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/baby-sleep/art-20045014 . Diakses 16/06/2026.
4. Australian Breastfeeding Association. Do I need to wake my baby? Dari https://www.breastfeeding.asn.au/resources/wake-my-baby . Diakses 16/06/2026.
5. Cleveland Clinic. When and How To Sleep Train Your Baby. Dari https://health.clevelandclinic.org/when-and-how-to-sleep-train-your-baby . Diakses 16/06/2026.
6. Sleep Foundation. Sleep Training for Babies. Dari https://www.sleepfoundation.org/baby-sleep/sleep-training . Diakses 16/06/2026.
Produk wyeth nutrition