5 Cara Mengetahui Dominan Otak Kanan atau Kiri pada Anak
Otak terbagi menjadi dua belahan, yaitu otak kanan dan otak kiri. Kedua belahan ini tampak sangat mirip, tetapi memiliki perbedaan dalam
Cara mengetahui dominan otak kanan atau kiri pada anak yang paling praktis adalah dengan mengamati kecenderungan belajar dan minat anak sehari-hari misalnya, apakah ia lebih mudah memahami angka dan logika, atau lebih menonjol dalam kreativitas dan seni.
Perlu dicatat, sains modern menunjukkan bahwa tidak ada tes dominasi otak yang definitif; kedua belahan otak selalu bekerja bersama cara memproses informasi.
Di dalam masing-masing belahan terdapat area-area tertentu yang mengatur fungsi tertentu. Meskipun setiap area memiliki peran yang berbeda, otak tetap bekerja sebagai satu kesatuan yang saling terhubung untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh dan aktivitas sehari-hari.
Lalu, bagaimana cara mengetahui dominan otak kanan atau kiri pada anak? Simak penjelasannya berikut ini.
Fungsi Otak Kanan dan Otak Kiri
Otak manusia terdiri dari dua belahan (hemisphere), yaitu otak kiri dan otak kanan, yang dihubungkan oleh kumpulan serabut saraf bernama corpus callosum. Kedua belahan ini saling berkomunikasi dan bekerja sama saat anak belajar, bermain, maupun berinteraksi.
Masing-masing bagian otak mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Berikut fungsi otak kanan dan otak kiri:
Fungsi Otak kiri
Otak kiri umumnya menjadi pusat berbagai kemampuan yang berkaitan dengan logika, analisis, dan proses berpikir yang terstruktur. Menariknya, belahan otak kiri mengontrol sisi kanan tubuh, sedangkan belahan otak kanan mengontrol sisi kiri tubuh. Sebagian besar kemampuan berikut banyak melibatkan aktivitas di belahan otak kiri, yaitu:
- Berkomunikasi, seperti berbicara, memahami bahasa, membaca, dan menulis.
- Menyusun strategi dan memecahkan masalah dengan cara yang terencana serta sistematis.
- Mengingat informasi atau fakta melalui proses penyimpanan dan pengolahan memori.
- Menganalisis informasi dengan menggunakan kemampuan berpikir logis dan kritis.
Fungsi Otak Kanan
Sementara itu, belahan otak kanan lebih banyak dikaitkan dengan kemampuan kreatif dan pemrosesan informasi secara menyeluruh, meliputi:
- Imajinasi dan kreativitas
- Intuisi
- Kemampuan seni, seperti menggambar atau melukis
- Memahami serta mengekspresikan emosi.
Meski memiliki fungsi yang berbeda, otak kanan dan otak kiri selalu bekerja bersama.
Baca juga: Cara Melatih Otak Kanan dan Kiri untuk Optimalkan Kecerdasan
Ciri-Ciri Anak Dominan Otak Kiri atau Otak Kanan
Teori tentang otak kanan dan otak kiri menyatakan bahwa seseorang cenderung memiliki salah satu belahan otak yang lebih dominan dibandingkan yang lain. Gagasan tersebut mulai dikenal pada tahun 1960-an melalui penelitian psikobiolog sekaligus peraih Hadiah Nobel, Roger W. Sperry.
Menurut penelitian awal Sperry, belahan otak kiri dan belahan otak kanan memiliki kecenderungan untuk mendukung fungsi yang berbeda. Beberapa ciri-ciri anak dominan otak kiri yang sering ditemukan antara lain:
- Cepat memahami angka dan perhitungan.
- Senang membuat daftar atau jadwal.
- Menyelesaikan tugas secara bertahap.
- Mudah mengingat fakta dan detail
- Menyukai teka-teki logika atau permainan strategi.
- Lebih nyaman belajar dengan instruksi yang jelas.
Anak dengan kecenderungan ini biasanya menikmati pelajaran matematika, sains, atau aktivitas yang membutuhkan analisis.
Sedangkan, ciri-ciri anak dominan otak kanan meliputi:
- Memiliki imajinasi yang tinggi
- Senang menggambar, melukis, atau membuat kerajinan
- Mudah memahami gambar dibandingkan tulisan
- Menyukai musik dan tarian
- Peka terhadap perasaan orang lain
- Senang bercerita dan menciptakan ide baru
Anak dengan kecenderungan ini biasanya menikmati aktivitas seni, permainan peran, maupun eksplorasi alam.
Namun, perlu diketahui bahwa temuan tersebut kini telah berkembang. Penelitian menunjukkan bahwa hampir semua aktivitas sehari-hari melibatkan kerja sama kedua belahan otak, sehingga seseorang tidak sepenuhnya hanya mengandalkan otak kanan atau otak kiri.
Baca juga: Otak Kiri vs Otak Kanan: Bagaimana Cara Kerjanya pada Anak?
5 Cara Mengetahui Anak Dominan Otak Kanan atau Kiri
Meskipun istilah “anak dominan otak kanan” atau “anak dominan otak kiri” sering digunakan, sebenarnya kedua belahan otak bekerja bersama dalam hampir semua aktivitas. Tidak ada tes dominasi otak untuk anak yang sederhana.
Cara untuk mengetahui kecenderungan belajar anak adalah dengan mengamati cara belajar dan minat anak. Mam dapat mengamati kecenderungan kemampuan dan minat anak melalui beberapa cara berikut.
1. Amati Cara Anak Belajar
Perhatikan bagaimana anak lebih mudah memahami informasi. Anak yang menyukai penjelasan terstruktur, angka, atau langkah-langkah berurutan dapat menunjukkan kecenderungan kemampuan yang berkaitan dengan otak kiri.
Sementara itu, anak yang lebih mudah belajar melalui gambar, praktik, atau imajinasi dapat menunjukkan kecenderungan fungsi otak kanan.
2. Perhatikan Aktivitas yang Disukai Anak
Minat anak dapat menjadi petunjuk mengenai kemampuan yang lebih menonjol. Anak yang senang berhitung, menyusun puzzle, atau permainan strategi biasanya menikmati aktivitas yang melatih logika.
Sebaliknya, anak yang gemar menggambar, bernyanyi, bermain musik, atau bermain peran cenderung menikmati aktivitas kreatif.
3. Amati Cara Anak Memecahkan Masalah
Cara anak menghadapi tantangan juga dapat memberikan gambaran mengenai pola berpikirnya. Anak dengan kecenderungan analitis mungkin lebih suka mencari solusi secara bertahap dan berdasarkan aturan. Sementara anak dengan kecenderungan kreatif dapat mencoba berbagai ide baru untuk menemukan solusi.
4. Perhatikan Cara Anak Berkomunikasi
Gaya komunikasi anak dapat menunjukkan kecenderungan cara berpikirnya. Anak yang senang menjelaskan sesuatu dengan detail, fakta, dan urutan cerita dapat menunjukkan kemampuan verbal yang kuat.
Sementara anak yang lebih banyak menggunakan ekspresi, gambar, atau cerita imajinatif menunjukkan kemampuan visual dan kreatif yang berkembang.
5. Amati Cara Anak Bereaksi terhadap Lingkungan Sekitar
Perhatikan bagaimana anak mengeksplorasi dan merespons hal-hal baru di sekitarnya. Anak yang lebih tertarik mengamati detail, memahami cara kerja sesuatu, atau mencari informasi baru dapat menunjukkan kecenderungan berpikir analitis.
Sementara itu, anak yang lebih peka terhadap warna, suara, suasana, atau ekspresi orang lain dapat menunjukkan kecenderungan kemampuan kreatif dan imajinatif.
Melalui pengamatan sehari-hari, orang tua dapat memahami cara anak menerima dan mengolah informasi, sehingga dapat memberikan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
5 Cara Menyeimbangkan Otak Kanan dan Kiri Anak
Otak kanan dan otak kiri sebenarnya tidak bekerja secara terpisah. Keduanya saling terhubung dan bekerja sama dalam berbagai aktivitas, seperti belajar, berkomunikasi, mengingat, serta memecahkan masalah.
Alih-alih berfokus pada dominasi salah satu sisi otak, Mam sebaiknya memberikan stimulasi otak kanan dan kiri anak secara seimbang agar perkembangan kognitif berlangsung optimal. Berikut beberapa caranya:
1. Kombinasikan Aktivitas Akademik dan Kreatif
Berikan anak kesempatan untuk melakukan berbagai aktivitas, baik yang melatih kemampuan berpikir logis maupun kreativitas.
Misalnya, selain belajar membaca dan berhitung, ajak anak menggambar, bermain musik, bernyanyi, atau membuat kerajinan. Aktivitas yang beragam membantu anak mengembangkan kemampuan analisis, imajinasi, dan pemecahan masalah secara bersamaan.
2. Ajak Anak Mencoba Hal Baru
Jangan membatasi anak hanya pada aktivitas yang menjadi kesukaannya. Anak yang menyukai angka juga dapat dikenalkan dengan seni, sedangkan anak yang gemar berkreasi dapat diajak bermain permainan logika. Mencoba pengalaman baru membantu anak membangun keterampilan yang sebelumnya belum berkembang secara optimal.
3. Melatih Kemampuan Logika dan Kreativitas Melalui Permainan
Permainan menjadi cara menyenangkan untuk memberikan stimulasi otak kanan dan kiri anak. Contohnya:
- Puzzle dan permainan strategi untuk melatih logika serta pemecahan masalah.
- Menggambar dan bermain peran untuk meningkatkan kreativitas serta imajinasi.
- Permainan konstruksi seperti balok susun untuk melatih kemampuan berpikir sekaligus kreativitas.
4. Beri Kesempatan Mengekspresikan Ide
Anak perlu dilatih untuk menyusun pikiran secara sistematis sekaligus bebas berkreasi. Mam dapat mengajak anak membuat rencana sederhana sebelum melakukan aktivitas, lalu memberikan kesempatan untuk menyampaikan ide atau pendapatnya. Misalnya, saat membuat karya seni, anak dapat menentukan konsep terlebih dahulu kemudian bebas menuangkan kreativitasnya.
5. Berikan Stimulasi Melalui Aktivitas Sehari-hari
Tidak semua latihan otak harus dilakukan melalui kegiatan belajar formal. Aktivitas sederhana seperti membaca cerita bersama, berdiskusi, memasak bersama, bermain di luar rumah, atau membantu pekerjaan ringan di rumah juga dapat melatih berbagai kemampuan anak.
Semakin banyak anak mendapatkan pengalaman baru, semakin banyak koneksi otak yang terbentuk. Dengan stimulasi yang seimbang, kemampuan berpikir logis, kreativitas, komunikasi, dan pemecahan masalah anak dapat berkembang secara optimal.
Mengetahui cara mengetahui dominan otak kanan atau kiri dapat membantu orang tua memahami kecenderungan belajar dan minat anak.
Namun, penting diingat bahwa tidak ada anak yang hanya menggunakan salah satu sisi otaknya. Kedua belahan otak selalu bekerja sama dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Daripada berfokus pada label "anak otak kanan" atau "anak otak kiri", lebih baik berikan stimulasi yang beragam dan memberikan asupan nutrisi yang mendukung perkembangan otak anak.
S-26 Procal Gold hadir dengan Most Advanced Formulation yang dilengkapi Multilearn Connect, kombinasi nutrisi penting untuk mendukung perkembangan otak dan sistem saraf si Kecil secara optimal.
Diperkaya Sphingomyelin & Fosfolipid untuk membantu mempercepat arus informasi di otak, AA & DHA untuk perkembangan otak, serta Alfa-laktalbumin yang mendukung komunikasi saraf.
Didukung nutrisi tepat dengan jumlah dan waktu yang tepat, S-26 Procal Gold membantu si Kecil tumbuh cerdas, siap belajar, dan berkembang optimal hari ini hingga masa depannya.
*Baca Label Sebelum Membeli dan Baca Peringatan pada Label
Pertanyaan Seputar Dominasi Otak Anak
1. Apakah dominasi otak kanan atau kiri memengaruhi bakat anak?
Dominasi fungsi otak dapat memengaruhi kecenderungan cara berpikir dan belajar, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan bakat anak. Bakat juga dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan, pengalaman, latihan, serta kesempatan belajar.
2. Bagaimana cara menyeimbangkan fungsi otak kanan dan kiri anak?
Orang tua dapat mengajak anak melakukan aktivitas yang melibatkan kedua belahan otak, seperti membaca, berhitung, menggambar, bermain musik, olahraga, permainan strategi, dan aktivitas kreatif. Tidur yang cukup serta asupan nutrisi seimbang juga penting untuk mendukung perkembangan otak.
3. Apakah anak bisa memiliki keseimbangan antara otak kanan dan kiri?
Walaupun bagian otak terbagi menjadi otak kanan dan otak kiri, pada dasarnya kedua bagian otak tersebut saling bekerja sama. Walaupun ada kecenderungan tertentu, fungsi otak kanan dan kiri saling melengkapi dalam hampir semua aktivitas sehari-hari.
4. Apakah tes dominasi otak akurat untuk anak usia dini?
Tes dominasi otak untuk anak yang tersedia dan banyak yang bisa diakses secara online belum memiliki validitas ilmiah yang kuat. Tes tersebut hanya dapat memberikan gambaran umum mengenai preferensi belajar anak dan tidak boleh digunakan untuk menilai kecerdasan atau menentukan masa depannya.
Referensi
1. Cleveland Clinic. (2023). Left brain vs. right brain: Are you really one or the other? Cleveland Clinic Health Essentials. https://health.clevelandclinic.org/left-brain-vs-right-brain diakses pada 03/08/2026
2. Pietrangelo, Ann. (2024). Left brain vs. right brain: What does This Mean for Me?. Healthline. https://www.healthline.com/health/left-brain-vs-right-brain diakses pada 03/08/2026
3. Racelis, Alicia. (2026). The difference between the left and right brain. WebMD. https://www.webmd.com/brain/the-difference-between-the-left-and-right-brain diakses pada 03/08/2026
Produk wyeth nutrition

