Yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil Usia di atas 35 Tahun

Risiko yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil Usia di atas 35 Tahun

Risiko yang Perlu Diperhatikan Ibu Hamil Usia di atas 35 Tahun

Kehamilan
Article
Mar 24, 2021

Terkadang kita tidak tahu kapan datangnya kehamilan. Bisa saja kehadiran si Kecil justru saat Mam sudah berusia di atas 35 tahun.

Memahami risiko yang mungkin terjadi membuat Mam dapat mengambil langkah-langkah preventif agar kehamilan tetap sehat dan menyenangkan.

Terkadang kita tidak tahu kapan datangnya kehamilan. Bisa saja kehadiran si Kecil justru saat Mam sudah berusia di atas 35 tahun. Hamil di usia ini sah-sah saja, tapi Mam perlu membuat program hamil dengan ekstra hati-hati. Ini karena ada risiko kehamilan yang Mam harus ketahui dan waspadai. 

Memahami risiko yang mungkin terjadi akan membaut Mam lebih waspada. Ini juga membuat Mam dapat mengambil langkah-langkah preventif agar kehamilan tetap sehat dan menyenangkan.

Beberapa risiko kehamilan yang harus mam ketahui:

Conception blues 

Stress saat kehamilan rentan melanda Mam yang hamil setelah usia 35 tahun yang disebut conception blues. Di usia tersebut umumnya pasutri sudah mencoba berbagai cara untuk menghadirkan si Kecil. Ekspektasi yang tinggi bisa menimbulkan kekecewaan jika gagal.
 

Abnormalitas kondisi genetis 

Kehamilan di usia lanjut berisiko menyebabkan abnormalitas kondisi genetis terhadap si Kecil. Semakin tua usia seorang wanita, sel telurnya juga akan menua dan bisa menyebabkan pembelahan diri yang tidak sempurna. Hal paling umum terjadi adalah down syndrome, yang juga dapat menyebabkan kegagalan fungsi jantung serta berbagai organ lain.

Keguguran

Wanita yang berusia di atas 35 tahun berisiko mengalami keguguran. Hal ini terjadi karena  abnormalitas kromosom yang dapat menyebabkan fetus berguguran secara spontan.  Abnormalitas kromosom sangat mungkin terjadi jika Mam berusia di atas 35 tahun. Jika Mam merencanakan program hamil, lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin.

Diabetes kehamilan atau tingginya kadar gula dalam darah (Diabetes Gestasional)

Penyakit ini muncul karena perubahan hormonal dalam tubuh yang menyebabkan kegagalan  menoleransi glukosa. Akibatnya adalah tingginya kadar glukosa dalam darah  selama kehamilan. Diabetes gestasional yang tidak diobati dapat menyebabkan bayi tumbuh lebih besar dan akan mempersulit proses kelahiran.

Baca Juga: Berencana untuk Hamil? Lakukan Hal Ini, ya, Mam!
 

Praeeklampsia dan eklampsia atau tekanan darah tinggi 

Kehamilan usia lanjut berisiko lebih besar terkena praeklampsia. Hal ini bisa jadi karena Mam memiliki diabetes atau tekanan darah tinggi sebelum hamil. Praeklampsia adalah komplikasi serius yang menyebabkan darah tinggi, pembengkakan pada wajah dan tangan, serta adanya protein pada urin.
Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan sistem saraf dan kejang, stroke, serta komplikasi serius lainnya. Kondisi ini bisa jadi sangat berbahaya bagi si Kecil karena dapat mengurangi aliran darah dan nutrisi kepada janin melalui plasenta. 

Komplikasi plasenta menyebabkan pendarahan serius

Komplikasi plasenta cenderung terjadi lebih sering seiring bertambahnya usia. Hal yang  paling sering terjadi karena komplikasi ini adalah placenta previa. Dalam kasus ini,  plasenta menempel di bagian bawah rahim sehingga berpotensi menutupi jalan lahir. Hal  ini bisa menyebabkan pendarahan serius saat kelahiran yang berbahaya bagi Mam dan si Kecil. 

Lebih besar kemungkinan terjadi operasi caesar

Wanita yang sudah berusia lanjut cenderung lebih mudah mengalami tahapan persalinan  yang lebih lama. Ini karena serviks mungkin tidak dapat melebar dengan mudah dan dapat  menyebabkan fetal distress atau gejala gawat janin. Hal ini meningkatkan kemungkinan  penggunaan metode bantu kehamilan seperti foceps atau kelahiran normal dengan bantuan vacuum, atau bahkan dengan operasi caesar. Kemungkinan stillbirth atau kematian bayi di dalam kandungan juga lebih tinggi. 

Kelahiran lebih dari satu

Kemungkinan untuk memiliki anak kembar atau bahkan kembar tiga akan menjadi lebih  tinggi pada kehamilan usia lanjut, meski tidak menggunakan penambah kesuburan.  Bagi Mam yang ingin hamil tapi usia sudah di atas 35 tahun, harus memperhatikan risiko-risiko potensial ini. Walau banyak kasus kehamilan usia senja yang baik-baik saja, penting untuk mempersiapkan program hamil yang tepat dan pencegahanannya.
 

Produk wyeth nutrition

View details S-26 Procal GOLD
procalgold.png

S-26 Procal GOLD

Susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang diformulasikan oleh Wyeth Nutrition Expert untuk dukung potensi hebat & Belajar Progresif si Kecil. (Usia 1-3 tahun)

View details S-26 Promise GOLD
promise-baru.png

S-26 Promise GOLD

Susu pertumbuhan dengan kandungan nutrisi yang diformulasikan oleh Wyeth Nutrition Expert untuk dukung potensi hebat & Belajar Progresif si Kecil. (Usia 3-12 tahun)

View details S-26 Promise Nutrissentials
promise-a

S-26 Promise Nutrissentials

Susu bubuk Anak usia 3-12 Tahun. Berikan Nutrisi, Inspirasi, & Stimulasi tepat untuk bantu Ia siap belajar.

Customer reviews

4

4
1 global ratings

Ratings

  • 5 star
    0
  • 4 star
    0
  • 3 star
    0
  • 2 star
    0
  • 1 star
    0