Mengapa Sulit Tidur

Kenapa Ibu Hamil Susah Tidur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Jul 22, 2026
4 mins

Semakin tua usia kehamilan, tak jarang bagi Mam untuk mengalami beragam ketidaknyamanan, di antaranya adalah mulai merasa sulit tidur atau insomnia.

Listen Transcript

Kenapa Ibu Hamil Susah Tidur? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Menurut sebuah artikel yang dimuat di americanpregnancy.org, 78% wanita hamil mengalami insomnia. Kondisi ini memang biasanya akan mengganggu aktivitas Mam sehari-hari, namun ia sesungguhnya tidak dapat mengganggu masa kehamilan Mam.

Kenapa ibu hamil susah tidur sering menjadi pertanyaan yang muncul seiring bertambahnya usia kehamilan. Kondisi ini umumnya disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perubahan hormon, rasa tidak nyaman akibat perut yang membesar, nyeri punggung, sering buang air kecil di malam hari, hingga perasaan cemas menjelang persalinan.

Kombinasi dari faktor fisik dan emosional tersebut membuat ibu hamil lebih rentan mengalami gangguan tidur atau insomnia.

 

Alasan Kenapa Ibu Hamil Susah Tidur

Gangguan tidur pada wanita hamil bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mencakup perasaan tidak nyaman karena bagian abdomen/perut yang semakin besar, rasa pegal dan nyeri pada punggung, serta heartburn atau sensasi panas yang terasa pada bagian dada.

Selain itu juga bisa disebabkan perasaan gelisah atau cemas yang biasa dialami calon Mam, seringnya terbangun untuk buang air kecil, serta perubahan hormon juga turut mengakibatkan gangguan tidur pada wanita hamil.

Kebutuhan waktu tidur orang dewasa yang disarankan dokter adalah sekitar 7-9 jam per hari. Namun bagi ibu hamil, dokter menyarankan untuk mendapat waktu tidur 8-10 jam sehari. Waktu tidur yang lebih lama dibutuhkan Mam untuk memulihkan rasa lelah.

 

Dampak Kurang Tidur pada Ibu Hamil dan Janin

Saat Mam tengah hamil dan mengalami susah tidur, sangat wajar jika merasa khawatir akan kondisi janin dalam kandungan. Mam tidak usah terlalu cemas karena meskipun Mam mengalami sulit tidur saat hamil, calon si Kecil di dalam kandungan masih tetap bisa tidur.

Akan tetapi, hal itu bukan berarti kualitas tidur yang buruk pada ibu hamil tidak berdampak pada janin dan kehamilannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi susah tidur kronis selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, seperti preeklampsia, diabetes, kelahiran prematur, depresi, proses melahirkan yang lebih lama, hingga persalinan Caesar.

Sementara, bahaya ibu hamil kurang tidur selama masa kehamilan juga sering dikaitkan dengan kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). 

Mengatasi susah tidur pada ibu hamil juga menjadi tantangan tersendiri karena penggunaan obat tidur yang umum, seperti benzodiazepin, juga dikaitkan dengan dampak buruk pada bayi yang baru lahir.

 

Cara Mengatasi Susah Tidur pada Ibu Hamil

Insomnia saat hamil dapat membuat Mam sering terbangun dari pada malam hari. Setelah mengetahui penyebab kenapa ibu hamil susah tidur, berikut ini beberapa cara mengatasi susah tidur saat hamil yang bisa Mam lakukan untuk mengurangi gangguan ini:

  • Mempersiapkan diri agar lebih nyaman saat tidur, misalnya dengan mandi air hangat, mendengarkan musik bernada lembut, atau pijatan ringan pada bagian kaki. Minum minuman hangat seperti susu hangat dan teh kamomil juga dapat membantu tidur lebih nyenyak. Teh kamomil telah lama digunakan untuk membantu tidur lebih lelap sehingga tidak mudah terbangun di malam hari. Sementara susu mengandung triptofan yang dapat meningkatkan hormon melatonin dan membantu tidur lebih nyenyak.
  • Perubahan bentuk tubuh saat hamil juga bisa membuat tidur terasa tidak nyaman. Untuk mengatasinya, pastikan posisi bantal, guling, maupun kasur Mam tidak terlalu keras, atau terlalu empuk yang bisa menambah rasa pegal pada tubuh. Tidur dalam posisi miring juga lebih dianjurkan, terutama untuk kehamilan di atas usia 28 minggu. Hal ini berkaitan dengan aliran darah yang bisa terhambat saat perut dan janin semakin besar. Di trimester pertama, posisi tidur apapun masih lebih nyaman, baik miring, telentang, maupun tengkurap. Namun setelah memasuki trimester kedua dan ketiga, dimana perut semakin membesar, tidur dengan posisi menyamping ke kanan maupun kiri lebih nyaman untuk Mam. Mungkin Mam pernah mendengar tidur telentang berbahaya bagi kehamilan besar, namun belum menemukan kaitan antara tidur telentang saat hamil besar dengan risiko keguguran.
  • Lampu kamar yang temaram biasanya membantu agar tidur lebih nyaman. Mam juga bisa memasang aromaterapi lavender atau mengoleskan minyak esensial lavender, yang memiliki efek relaksasi.
  • Terkadang, menjelang tidur Mam menjadi memikirkan banyak hal, seperti persiapan persalinan, kekhawatiran menjadi ibu, dan itu dapat membuat stres yang mengganggu waktu istirahat Mam. Coba tenangkan diri dengan berdoa, bermeditasi, atau hanya berada dalam situasi yang hening. Dalam banyak kasus, stres juga bisa dapat mengganggu kualitas tidur.
  • Jauhkan diri dari suara-suara bising saat tidur. Matikan TV dan perangkat elektronik lainnya di kamar, yang bisa mengganggu konsentrasi Mam saat ingin beristirahat.
  • Salah satu alasan ibu hamil sering terbangun di malam hari adalah karena ingin buang air kecil dan hal ini bisa terjadi lebih dari sekali karena tekanan pada kandung kemih yang disebabkan perut dan janin yang semakin besar. Untuk mencegah hal ini, Mam bisa mengurangi asupan cairan 1-2 jam sebelum tidur. Selain itu, bila kamar Mam menggunakan AC, atur suhunya agar tidak terlalu dingin. Suhu yang terlalu dingin juga menyebabkan Mam ingin buang air kecil makin sering.

Bila kondisi sulit tidur ini makin memburuk, segera konsultasikan dengan dokter Mam untuk mendapatkan rekomendasi secara profesional.

Mam juga bisa mencari informasi seputar kehamilan di berbagai forum, salah satunya S-26 ParenTeam. S-26 ParenTeam hadir sebagai partner terpercaya bagi Mams dan Paps dalam setiap langkah perjalanan tumbuh kembang si Kecil. 

Lebih dari sekadar platform parenting, S-26 ParenTeam adalah ruang dukungan berbasis keahlian dari Wyeth Nutrition, yang memadukan informasi nutrisi terpercaya, wawasan parenting, serta exceptional tools untuk membantu memantau pertumbuhan dan proses belajar anak secara menyeluruh.

Demikian Mam, ulasan seputar sulit tidur pada ibu hamil, termasuk penyebab kenapa ibu hamil susah tidur dan cara mengatasinya. Semoga informasi yang disajikan dalam artikel ini dapat bermanfaat dan membantu Mam, ya!

Baca Juga: Keluhan Ibu Hamil di Trimester 2 dan Cara Mengatasinya

 

Pertanyaan Seputar Ibu Hamil Susah Tidur

1. Apakah kurang tidur saat hamil berbahaya bagi janin?

Kurang tidur saat hamil jika tidak diatasi dan berkelanjutan bisa berdampak pada kondisi kehamilan dan juga janin, seperti meningkatkan risiko preeklampsia, diabetes pada ibu hamil, kelahiran prematur, persalinan Caesar, hingga risiko bayi berat badan lahir rendah (BBLR).

2. Bolehkah ibu hamil minum obat tidur?

Jika mengalami susah tidur ketika hamil, hindari mengonsumsi obat tidur tanpa panduan dokter karena berisiko berdampak pada kehamilan dan janin. Sebaiknya minum minuman yang menenangkan dan membantu tidur, seperti teh kamomil atau susu hangat.

3. Kenapa ibu hamil sering terbangun di malam hari?

Penyebab ibu hamil sering terbangun di malam hari bisa beragam, seperti dorongan untuk buang air kecil, mual, heartburn, pergerakan janin, nyeri punggung, hingga kontraksi.

Referensi

  1. Cleveland Clinic. Pregnancy Insomnia. Dari https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/pregnancy-insomnia. Diakses 16/06/2026
  2. Baby Center. Pregnancy insomnia: How to get more sleep. Dari https://www.babycenter.com/pregnancy/your-body/sleep-problem-insomnia-d…. Diakses 16/06/2026
  3. Reichner C. A. (2015). Insomnia and sleep deficiency in pregnancy. Obstetric medicine, 8(4), 168–171. https://doi.org/10.1177/1753495X15600572
  4. Healthline. 7 Bedtime Drinks That May Help You Sleep. Dari https://www.healthline.com/nutrition/drinks-that-help-you-sleep. Diakses 16/06/2026
  5. Healthline. Best Sleeping Positions When You’re Pregnant. Dari https://www.healthline.com/health/pregnancy/sleeping-positions-in-pregn… 16/06/2026
Dapatkan Informasi Tepat, Dukung Tiap Langkah Kehamilan Hebat Mam
Dapatkan Informasi Tepat, Dukung Tiap Langkah Kehamilan Hebat Mam